Senin, 20 Mei 2013

The Magic At Horizontal Line 1

Ini salah satu contoh bagaimana penggunaan the magic at horizontal line , perhatikan horizontal tengah adalah tempat dimana open posisi, saat running saya ingin Buy , perlu diperhatikan bahwa buy atau sell sama saja, saya contohkan adalah buy, saat buy saya memasang garis horizontal, ketika pemasangan horizontal berikutnya saya memasang horizontal kedua pada pantulan sebelumnya yang dianggap terdekat,dan melakukan pending order buy limit, kemudian saya kembali memasang horizontal di atas order buy dengan lebarnya mengikuti terbentuknya horizontal di bawah. Disana juga tempat tujuan awal untuk closed posisi.

Selanjutnya ketika order buy saya closed pemikiran selanjutnya adalah ingin buy atau sell saya putuskan untuk buy kembali, seperti gambar di atas, kemudian saya memasang buy limit sekaligus pending order persiapan bila terjadi penurunan tajam, dan pending order tidak tersentuh kembali naik, akhirnya saya putuskan untuk closed buy karena menurut saya profit sudah cukup.



Hal ini terlihat mudah karena kebetulan market bergerak seperti itu, bagaimakah bila terjadi kedua arah berlawanan tereksekusi? berikutnya akan kami berikan contoh dikala situasi terlihat rumit. ( bookmark blog kami ).

Tidak ada komentar: